Kisah Kepulauan Faroe, Negara Gila Bola yang Tak Punya Lapangan Rumput

  • Share
Pertandingan Queretaro vs Atlas di Liga Meksiko Berakhir Anarkis, 17 Suporter Tim Tamu Tewas Diinjak-injak

WMOTION.CO.ID – Kepulauan Faroe memang bukan negara dengan sepak bola yang mumpuni di . Tapi, mereka punya kisah unik soal si bundar.

Negara yang terletak di antara Skotlandia dan Islandia di Atlantik Utara ini memang tidak besar, luas wilayah mereka cuma 1.399 km persegi.

Dengan luas wilayah yang tidak lebih luas dari Jakarta Selatan, jumlah populasi di Kepulauan Faroe cuma 54 ribu jiwa. Mereka menjadi negara ke-214 dengan jumlah populasi terbanyak di .

Meski begitu, Kepulauan Faroe disebut sebagai negara yang gila bola. Sebanyak 60% dari seluruh penduduk Kep Faroe, rutin main sepak bola.

Baca Juga:
Arsenal Mantap Puncaki sampai Pekan ke-10, Arteta: Masih Terlalu Dini Bicara Juara

Dengan begini, Kepulauan Faroe menjadi negara teratas sepak bola per kapita dengan satu dari setiap tujuh penduduknya adalah pesepak bola.

Sayangnya, fragmen macam ini tidak didukung dengan kondisi alam. Faroe punya musim dingin dengan rata-rata hujan 260 hari per tahun.

Ditambah dengan angin kencang dan badai, kondisi ini tidak memungkinkan untuk menanam rumput alami sebagai sepak bola.

Oleh karena itu, akhirnya mereka menggunakan rumput sintetis sebagai solusinya. Dengan kondisi ini pula, Faroe sempat tidak bisa bermain di negaranya sendiri pada awal-awal bergabung dengan FIFA.

Sebagai informasi, Kepulauan Faroe sudah membentuk tim nasional sepak bola sejak 1930. Karena belum tergabung di keanggotaan FIFA, mereka tidak bisa banyak melakukan .

Baca Juga:
FC vs Manchester City: Pep Guardiola Mulai Malas Bahas Ketajaman Erling Haaland

 Akhirnya Federasi Sepak Bola Kepulauan Faroe bergabung dengan FIFA pada Juli 1988. Di laga perdana kompetitif mereka, Faroe kudu bermain di Swedia karena kendala lapangan.

Meski begitu, Faroe langsung bikin kejutan di laga perdana kompetitif mereka. Faroe berhasil mengalahkan Austria 1-0 di Kualifikasi Piala Eropa pada 12 September 1990.

Pencetak gol bersejarah Faroe saat itu adalah Torkil , seorang pesepak bola sekaligus salesman, dan sekaligus pecatur (salah satu yang terbaik di dunia).

Di kompetisi besar, Kepulauan Faroe tidak bisa berbuat banyak, Mereka belum pernah lolos ke atau Piala Dunia.

[Aditia Rizki]

#Kisah #Kepulauan #Faroe #Negara #Gila #Bola #yang #Tak #Punya #Lapangan #Rumput

Sumber : www.suara.com

  • Share