Era Pandemi dan Metaverse, Butuh Layanan Internet Prima

  • Share
Ilustrasi virtual reality.(Pexels.com)

WMOTION.CO.ID – Era mulai diperkenalkan dan segera masuk masa komersial dalam hitungan tahun ke depan.

Keduanya membutuhkan dukungan akses yang berkuaitas prima dari para penyedia (provider) layanan.

Direktur Eksekutif Indonesia ICT Institute Heru Sutadi menyampaikan, varian Omicron memaksa kita untuk kembali memanfaatkan layanan digital dalam menjalani beragaman kegiatan.

Bukan hanya sekadar sebagai dampak pandemi, tren perkembangan kebutuhan dan pemanfaatan digital sudah jadi kebutuhan sehari-hari.

Baca Juga:
Bahaya, Peneliti Sebut 43% Bisnis Tidak Melindungi Rangkaian IoT Mereka

Bahkan, terus meningkat, seperti e-commerce, video conference, video on demand, video streaming, teledoctor, dan lainnya.

Kita sudah mulai dihadapkan dengan era metaverse, yang membuat semua hal menjadi serba virtual dengan memanfaatkan realitas virtual (virtual reality) dan realitas tertambah (augmented reality).

Ilustrasi virtual reality.(Pexels.com)

“Berbicara soal layanan digital, semua tak ada artinya tanpa dukungan infrastruktur digital, yaitu jaringan dan yang memungkinkan semua aktivitas digital kita dapat dijalankan,” ujar Heru melalui keterangan resminya, Jumat (11/3/2022).

Menurutnya, internet menunjukkan jati dirinya sebagai pendorong transformasi digital dan lokomotif pertumbuhan ekonomi digital.

Seiring dengan kebutuhan masyarakat yang meluas dan tren pemanfaatan internet ke arah metaverse, kebutuhan internet berkualitas juga meningkat.

Baca Juga:
Kolaburasi Game Metaverse Avarik Saga – Tokocrypto, Gali Potensi GameFi di Indonesia

Ditambahkannya, secara umum, berapa kecepatan unduh (download) dan unggah (upload) yang ditawarkan penyedia layanan internet, menjadi parameter yang akan jadi perhatian di awal ketika kita memilih penyedia layanan internet.

#Era #Pandemi #dan #Metaverse #Butuh #Layanan #Internet #Prima

Sumber : www.suara.com

  • Share