Ilmuwan Temukan Potongan Kerak Bumi Berusia 4 Miliar Tahun di Bawah Australia

  • Share
ilustrasi bumi (Pixabay.com)

WMOTION.CO.ID – Para ilmuwan menemukan potongan berusia empat miliar tahun seukuran Irlandia yang bersembunyi di bawah Barat.

Potongan kerak ini termasuk satu yang tertua di Bumi. Gelar tersebut masih dipegang oleh batuan Perisai di pantai timur Teluk Hudson, yang berusia 4,3 miliar tahun. Sebagai referensi, Bumi berusia 4,54 miliar tahun.

Ini terjadi karena kerak Bumi terus-menerus bergejolak dan didorong kembali ke mantel oleh , sebagian besar permukaan berbatu planet ini terbentuk dalam beberapa miliar tahun terakhir.

Namun, kerak tertua yang baru di Australia Barat cenderung berumur sekitar empat miliar tahun.

Baca Juga:
Ilmuwan Akan Hidupkan Kembali Harimau Tasmania yang Punah Sejak 1936

Menurut para ahli, itu menunjukkan sesuatu yang istimewa terjadi di era sejarah Bumi pada periode tersebut.

“Ketika membandingkan temuan kami dengan yang ada, tampaknya banyak wilayah di Bumi mengalami waktu yang sama untuk pembentukan dan pelestarian kerak awal,” kata Maximilian Droellner, mahasiswa doktoral di Curtin University di Australia, dikutip dari Live Science, Rabu (24/8/).

ilustrasi bumi (Pixabay.com)

Menurutnya, ini menunjukkan perubahan signifikan dalam evolusi Bumi sekitar empat miliar tahun yang lalu, ketika pemboman berkurang, kerak stabil, dan kehidupan di Bumi mulai terbentuk.

Potongan kerak purba yang tersembunyi berada di dekat mineral tertua di Bumi yang sebelumnya ditemukan.

Di Jack Hills Australia, para peneliti telah menemukan mineral kecil bernama zirkon yang berusia 4,4 miliar tahun.

Mineral-mineral ini bertahan bahkan ketika bebatuan yang pernah menahannya telah terkikis.

Baca Juga:
Badai Matahari Kanibal Akan Hantam Bumi Hari Ini

Petunjuk geokimia pada sedimen di dekat wilayah ini menunjukkan bahwa mungkin ada kerak yang lebih tua yang terkubur di bawah batuan dan sedimen yang lebih baru di permukaan.

#Ilmuwan #Temukan #Potongan #Kerak #Bumi #Berusia #Miliar #Tahun #Bawah #Australia

Sumber : www.suara.com

  • Share