KPI Minta TV Tidak Ikut Ramaikan Konten Ngemis Online di TikTok

  • Share
KPI Minta TV Tidak Ikut Ramaikan Konten Ngemis Online di TikTok

WMOTION.CO.ID – Komisi Penyiaran Indonesia (KPI) Pusat mengingatkan agar lembaga penyiaran televisi harus selektif dalam materi atau muatan siaran yang berasal dari konten viral di sosial.

“KPI berharap industri televisi menggunakan konten yang viral semata- jadi muatan program siaran. Artinya begini, boleh menampilkan konten yang viral tapi harus kemudian selektif memilih,” kata Komisioner KPI Pusat Nuning Rodiyah kepada, Sabtu (21/1/2023).

Dia mengatakan lembaga penyiaran harus mempertimbangkan apakah konten yang ditampilkan dalam program siaran dapat membawa manfaat bagi publik atau justru sebaliknya.

Belum lama ini, beredar konten di TikTok mengemis dengan cara mandi lumpur yang membuat masyarakat resah karena mengandung unsur eksploitasi orang lanjut usia.

Baca Juga:
Prank Netizen, Sultan Akhyar Bongkar Skenario di Balik Live Mandi Lumpur Untuk Cari Simpati

Bercermin pada kasus tersebut, Nuning mengingatkan jangan sampai lembaga penyiaran televisi melakukan amplifikasi konten viral di media sosial yang menimbulkan penyakit sosial di masyarakat.

“Ini malah menjadi inspirasi bagi publik semakin banyak orang yang kemudian mandi lumpur, semakin banyak orang yang dipukul-pukul kepalanya pakai panci demi mendapatkan duit, , viewers dalam program live-nya, maka jangan pernah dilakukan,” kata dia.

Menurut Nuning, konten viral yang dijadikan muatan program siaran televisi masih dimungkinkan apabila disajikan dalam rangka mengupas fenomena dengan menghadirkan narasumber kompeten atau para pakar di bidangnya. [Antara]

#KPI #Minta #Tidak #Ikut #Ramaikan #Konten #Ngemis #Online #TikTok

Sumber : www.suara.com

  • Share